coretanku

CORETAN BLOGING (10) ISENG (6) ARTIKEL (3) CORETAN CINTA (3) KEDOKTERAN (3)
Tampilkan postingan dengan label CORETAN CINTA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CORETAN CINTA. Tampilkan semua postingan

Menjelang Pernikahan Apa yang Harus dan Jangan Anda Lakukan??

Semua calon pengantin tentu ingin tampil sempurna di hari perkawinannya. Namun seringkali mereka salah melakukan perawatan atau persiapan, sehingga hasilnya justru membuat penampilan mereka di hari bersejarah itu kurang maksimal. Akibatnya bisa diduga, calon pengantin jadi stres dan tidak bisa menampilkan wajah gembira saat bersanding di pelaminan, sehingga pernikahan berjalan kurang lancar. Wah, sayang sekali ya.
Jika Anda sebentar lagi akan menikah, sebagai calon pengantin, Anda juga perlu menjaga hubungan Anda dengan pasangan,keluarga, teman-teman, serta team creative wedding organizer yang akan membantu persiapan resepsi perkawinan Anda. Tumpukan kekesalan yang terus dipendam, atau kelelahan akibat terlalu larut dalam persiapan akan tampak pada wajah Anda, meskipun wajah sudah dipulas dengan riasan tebal. Jangan biarkan hal itu merusak hari bahagia Anda. Intinya adalah bersikap pasrah, santai, dan percaya bahwa segalanya akan sukses.
Inilah hal-hal yang perlu Anda lakukan, dan harus Anda hindari saat menghadapi perkawinan:
Yang harus dilakukan..
* Melakukan perawatan facial setidaknya 6 bulan sebelum hari H. Hal ini perlu untuk mengangkat kulit-kulit mati dan komedo dan membuat kulit wajah Anda regenerasi sehingga wajah Anda nampak segar.
* Luluran atau scrub sejak 6 bulan sebelum hari H, dan lakukan secara rutin paling tidak sebulan sekali, agar hasilnya terlihat saat Anda mengenakan baju pengantin.
* Minum air putih sebanyak-banyaknya untuk menciptakan wajah cerah dan lembab. Selain itu, minum air putih juga bisa membuat kulit jadi nampak segar dan awet muda, risiko sakit kepala berkurang, dan menghindari dehidrasi.
* Gunakan pelembab bibir yang mengandung vitamin E beberapa hari sebelumnya untuk mencegah bibir pecah-pecah. Saat selesai menyikat gigi, gosok dengan lembut bibir Anda agar kulit yang pecah-pecah dapat dihilangkan.
* Untuk mengurangi mata sembab dan lingkaran hitam di bawah mata, oleskan krim mata dingin secara rutin seminggu sebelum hari H.
* Jika Anda ingin merapikan alis, lakukan setidaknya dua hari sebelum hari H untuk mengurangi kemungkinan-kemungkinan terburuk, seperti kemerahan, salah cabut, dan lainnya.
* Jika Anda penggemar ramuan herbal, ada baiknya Anda meminum rebusan daun sirih untuk mengurangi bau badan yang berasal dari dalam. Daun sirih mengandung zat yang dapat meminimalkan proses keluarnya keringat. Anda juga boleh makan daun kemangi minimal satu genggam sehari untuk menghilangkan bau badan akibat gangguan pencernaan, radang lambung, dan gas dalam usus.
* Lakukan diet bila Anda merasa perlu, tapi lakukan sebelum Anda mulai memesan kebaya atau gaun pengantin. Bila sudah mencapai berat yang diinginkan, jaga agar berat badan tidak naik atau turun hingga hari H. Bila akan ada perombakan mendadak pada gaun atau kebaya pengantin yang bisa membuat perubahan bentuk, bisa-bisa jahitannya tidak rapi.
* Sejak awal, sampaikan kepada keluarga atau wedding organizer bila ada konsep atau detail acara yang kurang sesuai keinginan. Jangan tunggu-tunggu sampai mendekati hari H.
* Bersantai dan istirahat sehari sebelum hari H untuk menenangkan pikiran dan mengumpulkan energi untuk hari H. Pijat di spa akan membuat tubuh dan pikiran Anda rileks. Anda juga bisa jalan-jalan sepagian bersama keluarga atau teman-teman dekat, misalnya makan siang bersama di luar atau nonton bioskop, tapi pastikan di sore hari Anda sudah ada di rumah. Soal dipingit? Ah, sudah tidak jaman lagi.
Yang jangan dilakukan..
* Memotong rambut menjelang hari H dengan model baru. Bukan apa-apa, kalau guntingan salah atau gagal, Anda tak punya waktu lagi untuk memperbaiki guntingan rambut. Anda tidak mau menjalani pernikahan Anda dalam keadaan tidak pede karena sedang mengalami bad hair day, bukan?
* Karena merasa sedang stres, Anda lalu mengambil waktu sehari atau dua hari ke daerah pantai, entah untuk berenang atau berpuas-puas berbelanja di pasar tradisional. Jangan kaget bila pada hari pernikahan kulit Anda masih gosong dan belum kembali ke warna aslinya.
* Melakukan facial sehari sebelum hari H, yang membuat muka Anda bengap atau kemerah-merahan. Facial dapat dilakukan paling tidak 2 minggu sebelum acara pernikahan Anda.
* Membiarkan diri Anda kesal atau marah kepada pasangan, keluarga, atau teman, hingga berlarut-larut. Ingat, kehidupan akan masih lanjut berjalan setelah hari pernikahan Anda. Setelah pernikahan selesai, Anda masih harus berhubungan dengan mereka, sehingga tak ada gunanya marah berkepanjangan dan merusak hubungan baik hanya karena hal-hal sepele pada persiapan pernikahan. Pada hari H, pastikan semua ganjalan di hati Anda sudah lenyap.
* Tidur terlalu larut pada malam sebelum hari pernikahan, hanya karena Anda senang keluarga Anda sedang berkumpul. Akibatnya esok hari wajah Anda tidak fresh dan ada lingkaran gelap di bawah mata.
* Memikirkan semua urusan yang belum beres sehari sebelum hari H. Serahkan saja semua urusan yang merepotkan pada keluarga atau wedding organizer. Percayalah bahwa mereka akan menyelesaikan semua persiapan dengan lancar.
* Mengingat-ingat kekurangan dari resepsi perkawinan Anda karena keluarga atau wedding organizer tidak bekerja dengan baik. Yang sudah lewat biarkan berlalu. Tidak akan ada gunanya bila Anda terus mengungkit-ungkitnya.

Sumber 
READ MORE - Menjelang Pernikahan Apa yang Harus dan Jangan Anda Lakukan??

PERSIAPAN DAN TIPS MENGHADAPI PERNIKAHAN


Pernikahan adalah sebuah momen yang akan dikenang sepanjang hidup seseorang. Bagaimana tidak, pernikahan menyatukan dua manusia menjadi satu keluarga. Pernikahan juga menyambung silaturahmi antara dua keluarga besar menjadi saudara.

Tapi bukan berarti seluruh sumber daya finansial yang dimiliki dihabiskan hanya untuk sebuah acara pernikahan saja. Karena masih banyak pengeluaran lain setelah itu yang sebaiknya diprioritaskan. Seperti untuk membeli rumah dan kendaraan sendiri, serta dana pendidikan anak-anak nanti tentunya. Yang perlu dikhawatirkan oleh seseorang yang siap menikah bukanlah biaya untuk acara pernikahannya, melainkan biaya hidup setelah itu untuk bisa mandiri.

Untuk bisa mendapatkan momen pernikahan yang indah, tidak harus dilakukan dengan mewah. Triknya adalah dengan mengantisipasi beberapa faktor yang sangat menentukan besar kecilnya biaya yang diperlukan.

Di rumah atau sewa gedung?
Kalau tidak mau repot, memang akan lebih baik kalau pernikahannya diadakan di gedung saja. Namun tentunya akan ada konsekuensi dari segi biaya. Yaitu adanya pos pengeluaran untuk membayar sewa gedung. Maka bisa jadi harga sewa gedung bisa menjadi pertimbangan utama dalam memilih gedung yang akan digunakan. Jangan sampai anggaran pernikahan Anda tersedot habis untuk biaya sewa gedung, karena masih banyak pengeluaran lain yang juga tidak kalah besarnya.

Tapi jangan terkecoh dengan iklan biaya sewa gedung yang murah, tanyakan dulu fasilitas apa saja yang sudah termasuk dalam harga tersebut. Apakah sudah termasuk kursi dan lainnya. Lalu apakah ada tambahan untuk perizinan, listrik dan sebagainya. Dan ingat, biaya yang akan dikeluarkan bukan cuma untuk menyewa gedung saja melainkan juga untuk sarana pendukungnya seperti katering, dekorasi, dokumentasi dan sebagainya. Mau tidak mau Anda akan diminta untuk menggunakan katering atau dekorasi dari rekanan gedung tersebut. Tentunya harganya akan lebih mahal dibandingkan dengan harga di luar, bisa jadi pengelola gedung memasang standar harga yang relatif murah untuk sewa gedungnya tapi mematok harga yang cukup mahal untuk kateringnya. Jadi untuk membandingkan mana yang lebih murah, hitung biaya sewa, katering, dekorasi dan biaya tambahan lainnya juga.

Selain itu, cermati juga kapasitas gedungnya. Tentunya Anda tidak ingin tamu undangan Anda berdesak-desakan karena gedungnya terlalu kecil. Pilih gedung yang memang bisa menampung undangan sebanyak yang direncanakan, tapi jangan juga memilih gedung yang terlalu besar. Selain biayanya lebih mahal, acaranya juga bisa terkesan sepi karena ruangannya terlihat kosong. Bukan cuma ukuran ruangannya lho yang harus dilihat, cermati juga kapasitas tempat parkiranya agar tidak menggangu lingkungan sekitar. Survey langsung dan lihat seberapa banyak kira-kira daya tampung tempat duduk, orang berdiri, dan parkirannya.

Dengan anggaran terbatas, akan lebih ekonomis mengadakan acara pernikahannya di rumah saja. Memang sih, Anda akan lebih repot, tapi penghematannya juga bisa lumayan besar. Malah bisa jadi penentuan tempat di rumah atau di gedung adalah faktor pertama yang menentukan besar atau tidaknya biaya yang diperlukan. Apalagi kalau Anda punya keluarga besar yang bisa dengan senang hati membantu, kenapa tidak minta tolong saja kepada mereka. Saya percaya mereka tidak akan keberatan. Malah akan menjadi kebahagiaan mereka juga untuk bisa ikut berpartisipasi dalam acara pernikahan Anda.

Jumlah Undangan
Selain masalah gedung, faktor kedua yang paling penting untuk menentukan besar kecilnya biaya pernikahan adalah jumlah tamu yang diundang. Bukan cuma biaya cetak undangan saja yang diperhitungkan, jumlah tamu yang diundang juga akan mempengaruhi kapasitas gedung yang harus disewa, banyaknya makanan yang dipesan dan sebagainya.Tentunya tidak mungkin mengadakan pesta kecil-kecilan saja sedangkan Anda mengundang begitu banyak orang. Dan menjadi mubazir juga kalau mengadakan acara besar hanya untuk sedikit orang yang diundang.

Acara pernikahan bukan cuma acaranya pasangan pengantin, tapi juga acara bagi kedua keluarga besar besan. Jangan lupa untuk menghitung jumlah yang akan diundang oleh pihak pengantin laki-laki, pengantin perempuan, dan kedua keluarga besan. Pastikan Anda sudah punya perkiraan jumlah undangan sebelum mencetak undangan dan memesan gedung. Akan lebih baik lagi kalau daftar namanya pun sudah siap.

Wedding Organizer
Terkadang untuk menyiapkan sendiri teknis acara pernikahan, akan menghabiskan banyak waktu dan perhatian. Padahal, masih banyak hal lain yang perlu disiapkan menghadapi hari H. Dan tentunya akan lebih merepotkan lagi kalau belum pernah menjadi panitia acara pernikahan sebelumnya,.

Kalau mau praktis, Anda bisa memanfaatkan jasa wedding organizer. Bukan cuma acara di gedung saja, wedding organizer pun bisa membantu Anda untuk menyiapkan acara pernikahan yang diadakan di rumah.

Memang akan ada tambahan dari segi biaya, tapi kalau pekerjaan yang mereka lakukan bisa banyak membantu Anda, rasanya tidak mengapa keluar lebih banyak uang untuk sesuatu yang memang berharga. Dan bukan tidak mungkin kalau total biaya yang harus dikeluarkan justru bisa dihemat. Karena mereka lebih berpengalaman, bisa jadi mereka sudah punya langganan yang bisa memberikan diskon atau punya konsep dekorasi yang bagus tapi tidak mahal.

Lebih praktis dengan sistem paket
Sebagian dari Anda mungkin merencanakan acara pernikahan dengan batasan anggaran. Artinya, Anda tidak mau pusing-pusing menghitung biaya yang harus dikeluarkan per item seperti undangan, dekorasi, gedung, katering, dan sebagainya.

Sama dengan ketika memesan makanan di restoran fast food, daripada pusing memilih menu, pilih saja paket yang sudah ada. Yang menyediakan sistem paket ini biasanya selain wedding organizer juga hotel dan pengelola gedung. Harganya juga bervariasi, mulai dari 5 juta untuk yang sederhana sampai yang ratusan juta rupiah juga ada.

Anda bisa memilih paket yang sudah tetap harganya. Atau bisa juga paket yang dihitung per orang. Untuk paket yang sudah tetap harganya, Anda bisa memilih sesuai dengan batasan anggaran, namun tentunya harus rela untuk membatasi undangan sesuai dengan paketnya. Sedangkan untuk paket per orang, Anda bisa lebih fleksibel menentukan berapa jumlah tamu yang akan diundang. Sedangkan untuk paket yang dihitung per orang, Anda bisa lebih fleksibel menentukan berapa jumlah tamu yang akan diundang.

Tips Menghemat Biaya Pernikahan:
# Gedung tak harus strategis Tujuan diadakannya acara pernikahan di gedung adalah untuk mendapatkan ruangan yang cukup besar menampung semua tamu dan tidak repot menyiapkannya. Tidak perlu gedung yang lokasinya sangat strategis agar tamu mudah menjangkaunya, karena tamu undangan memang sudah berniat untuk datang dimanapun lokasinya. Untuk menghemat biaya gedung, lokasinya mungkin tidak usah yang dipinggir jalan utama, yang penting mudah dicari dan aksesnya jalannya baik. Tidak usah juga gedung yang terlihat mewah karena toh nantinya juga akan didekor. Yang penting bisa menampung semua tamu undangan yang hadir. Bahkan kalau bisa, pilih gedung yang tidak komersil, dalam arti tidak disewakan secara khusus untuk mengadakan acara-acara tertentu. Mungkin Anda pernah menghadiri sebuah acara pernikahan di mesjid, gedung olah raga, atau mungkin balai warga di lingkungan rumahnya. Saya rasa tidak diterapkan tarif komersil untuk acara tersebut. Kalaupun harus membayar uang sewa, Anda tidak diharuskan memilih katering dan dekorasi dari rekanan pengelola yang tarifnya lebih mahal.
# Di rumah pun bisa lebih indah Acara pernikahan yang baik tidak harus di tempat yang mewah, rumah sendiri pun bisa disulap menjadi tempat acara yang indah. Ingat, faktor pertama yang mempengaruhi besar atau kecilnya biaya adalah tempat. Pernikahan di rumah sendiri bisa menghemat banyak pos pengeluaran seperti untuk sewa tempat dan katering. Bahkan di rumah pun bisa lebih indah, tinggal bagaimana kita mengaturnya saja. Kalau punya halaman luas, Anda bisa memasang tenda tertutup yang bisa menampung banyak tamu. Memang akan lebih mahal daripada tenda biasa yang terbuka, tapi tentunya masih lebih murah daripada menyewa gedung.
# Bijak memilah undangan Faktor kedua yang menentukan besar atau kecilnya biaya pernikahan adalah jumlah undangan. Kalau Anda dibatasi oleh kuota jumlah undangan, pilih dengan baik siapa saja yang akan diundang. Mulai dari yang terdekat, baru kemudian yang jauh. Dekat bisa dalam arti hubungan dan dekat dalam arti tempat tinggal. Kalau Anda mengadakan acara akad nikah dan resepsi yang terpisah, hal ini bisa menyiasati banyaknya tamu yang diundang. Undang kerabat, tetangga dan teman-teman di lingkungan sekitar untuk menghadiri acara akad nikah yang diadakan di rumah. Sedangkan sisanya yang tidak tinggal dekat dengan rumah bisa diundang untuk menghadiri resepsinya di gedung.
# Variatif menghidangkan makanan Tidak perlu banyak-banyak memesan makanan, yang penting bervariasi. Daripada terlalu banyak menaruh makanan di meja prasmanan utama. Akan lebih baik membuat banyak tempat makanan kecil-kecil yang terpisah dengan hidangan yang berbeda-beda. Selain mengurangi antrian, para undangan juga tidak akan merasa kehabisan makanan karena bervariasinya hidangan.
# Masih bisa didiskon Walaupun Anda memilih harga paket, tidak usah sungkan untuk minta diskon. Atau ketika memesan katering, walaupun harganya sudah jelas tertera di brosur, bukan berarti tidak bisa didiskon lho. Negosiasi saja dengan pengelola kateringnya untuk diberikan diskon. Dan perhatikan dengan baik kredibilitas pengelola katering, karena Anda tidak bisa betul-betul menghitung apakah porsi yang dihidangkan sesuai dengan pesanan.



SUMBER
READ MORE - PERSIAPAN DAN TIPS MENGHADAPI PERNIKAHAN

CORETAN CINTA


Bismillah,
Seperti janji saya tempo hari, yang akan membahas tentang pernikahan, saya akan mulai dengan (menemukan) jodoh. Jadi, harap diperhatikan bahwa upaya menemukan jodoh di sini adalah DALAM RANGKA MENIKAH, bukan hal2 yg lain. ;-)
Jodoh merupakan salah satu dari sekian rahasia ALLOH SWT kepada makhluk-Nya (baca: manusia), di samping rejeki dan kematian.
Sebenarnya apa sih jodoh itu?
Banyak definisi tentang jodoh. Saya hanya akan menjelaskan definisi jodoh dengan pendapat pribadi saya, jadi akan banyak unsur subyektifitas dan ‘ngawur’ dalam definisi saya.
Jodoh, menurut saya, adalah pasangan (yg diikat dengan tali pernikahan, terutama secara agama/Islam), serta bersedia menemani sisa hidup kita, dalam suasana duka dan suka, tidak hanya di dunia namun juga di akhirat (terutama di surga).
Pertanyaan yg akan timbul, jika ada orang yg hingga meninggal, dia tidak menikah, berarti dia tidak punya jodoh?
Untuk hal ini, saya teringat dengan ucapan salah seorang guru saya. Beliau mengatakan bahwa ALLOH SWT menciptakan (ada) orang2 yg tidak diberi jodoh di alam dunia. Bagi mereka telah disiapkan jodoh di akhirat (baca: surga, jika mereka memang masuk surga kelak).
Saya ‘cut’ dulu untuk urusan jodoh di akhirat ini, kita akan bahas di lain waktu, insya ALLOH. Kini saya hendak fokus dulu pada jodoh di dunia.
Untuk menikah, tentulah mesti ada pasangannya. Nah, pasangan ini yg seringkali dianggap sebagai jodoh (termasuk pada definisi yg saya uraikan di atas).
Menemukan jodoh, sulit-sulit gampang. Ada yg menyebutkan, jodoh itu adalah orang yg kita rindukan setiap saat walau hanya bertemu sesaat. Ada juga yg menyebutkan, jodoh itu adalah orang yg membuat kita ingin menghabiskan sisa waktu hidup kita bersamanya. Bahkan ada yg menyebutkan, jodoh itu adalah orang yg sudah kita nikahi. Dan seterusnya, dan seterusnya.
Khusus untuk pernyataan terakhir ini, mesti lebih berhati-hati. Jika kasusnya poligami, MUNGKIN saja itu jodohnya. Tapi jika kasusnya kawin cerai, nah…itu mesti lebih dicermati sebelum mengatakan bahwa pasangan nikahnya adalah jodohnya.
Banyak cara ALLOH SWT untuk mempertemukan seseorang dengan jodohnya. Ada yg di sekolah atau kampus kuliah (mungkin banyak yg mengalami hal ini). Ada yg bertemu di tempat kerja, bioskop, diskotik, masjid, atau bahkan gara-gara tabrakan atau bersenggolan.
Saya tidak akan membahas cara2 bertemu jodoh, karena itu merupakan rahasia-Nya. Namun saya bisa membantu anda cara menemukanjodoh kita dengan cara yg, insya ALLOH, baik.
Bagi laki2, kriteria jodoh (perempuan) yg hendak dia nikahi, ‘relatif mudah’ karena ada panduan dari Rasululloh SAW, dalam haditsnya yg terkenal. Rasululloh SAW menjelaskan ada 4 kriteria perempuan yg ‘boleh’ dinikahi (baca: dijadikan jodoh) oleh seorang laki2, yakni kecantikan, kekayaan, kehormatan (kedudukan), dan agama. Tapi nikahilah perempuan yg paling baik agamanya, karena lelaki itu akan beruntung. Hadits lengkapnya sebagai berikut: “Seorang wanita dinikahi karena empat hal : karena hartanya, kecantikannya, keturunannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama, niscaya beruntung kedua tanganmu” (HR. Ahmad)
Bagi perempuan, dia juga berhak memilih lelaki yg hendak menikahinya. Meski tidak ada panduan ‘resmi’ dari Rasululloh SAW bagi perempuan, untuk kriteria calon suaminya, saya menggunakan panduan yg sama. Yakni, terimalah nikah seorang lelaki karena si lelaki taat beragama.
Lalu, bagaimana dan kapan bertemu jodoh?
Tidak ada pola ataupun cara yg ‘pasti’ untuk menemukan jodoh. Banyak cara yg dialami seseorang untuk menemukan jodohnya, terserah bagaimana ALLOH SWT berkehendak, seperti yg saya tulis di atas.
Namun, karena jodoh adalah sesuatu yg berharga, hendaknya dia (dicari dan) ditemukan dengan cara dan di tempat yg baik. Menggunakan ilmu pelet, mencari jodoh di tempat dugem, atau barangkali di tempat pelacuran, jelas bukan cara mencari jodoh yg ‘dianjurkan’. Karena dgcara (dan tempat) yg ‘tidak benar’, sulitlah kiranya kita bisa menemukan hal yg baik dan benar juga.
Beberapa teman menceritakan pengalamannya. Mereka menemukan jodohnya di tempat pengajian, di kampus, di tempat kerja. Intinya tempat2 yg ‘baik’ dan jauh dari hal2 yg (secara agama) dinilai tidak baik.
Lalu, kapan kita akan bertemu dg jodoh kita?
Nah, yg jelas kita mesti berusaha. Memperluas pergaulan, mencari informasi ini itu, merupakan salah satu ikhtiar kita. Jika kita sudah bertemu dg seseorang yg membuat hati kita (istilahnya) ‘deg’, BISA JADI itu adalah tanda bahwa kita sudah bertemu dg jodoh kita.
Saya sendiri bertemu dengan istri saya di kampus, saat kuliah.
Nah, bagaimana anda bertemu dg jodoh anda? Bagi yg belum bertemu, kini saatnya untuk mulai berusaha. :-)SUMBER
READ MORE - CORETAN CINTA

LIST

Blogumulus by Roy Tanck and @kurniasepta Distributed by Belajar Ngeblog di Blog

link exchange

Link Sobatku